3 Cara Mudah Untuk Mendapatkan Pekerjaan Impian
11:25 AM |
3 Cara Mudah Untuk Mendapatkan Pekerjaan Impian
Media-Sehatkita - Sudah kirim lamaran ke sejumlah perusahaan tapi belum juga dapat panggilan dari perekrut kerja? Atau, sudah masuk tahap wawancara tapi gagal untuk dipanggil ke tahap selanjutnya? Hmm, jika anda pernah atau sedang menghadapi kedua masalah di atas, Glints punya beberapa tips nih, agar anda bisa bersaing dan menarik hati para perekrut kerja. Yuk, disimak!
Saya telah merangkum berbagai pedoman dan kiat dalam mencari pekerjaan beserta tips-tips luar biasa, yang akhirnya bisa anda jadikan panduan lengkap untuk mendapatkan pekerjaan impian.
Berikut Saya akan menjelaskan secara rinci kepada anda secara bertahap untuk mendapatkan pekerjaan impian anda.
Sediakan Segelas Kopi atau Teh terlebih dahulu, Karena Perjalanan kita akan sedikit Panjang
Pahami dengan baik agar anda mendapatkan hasil yang baik pula
Ada beberapa hal yang harus anda pahami terlebih dahulu sebelum ke bagian akhir yakni memahami 5 Tips wawancara kerja untuk mendapatkan pekerjaan impianmu, Yaitu
1. Pahami dengan baik tentang Apa pekerjaan impian anda ( saya akan memberikan 5 tips untuk memudahkan anda dalam menemukan pekerjaan impian anda)
2. Setelah anda memahami dengan baik pekerjaan apa yang anda impikan anda harus mengerti terlebih dahulu tentang jenis wawancara (saya akan menjelaskan 8 tipe wawancara yang wajib anda ketahui)
3. Tahapan terakhir saya akan memberikan "5 Tips wawancara kerja untuk mendapatkan pekerjaan impianmu" tentunya setelah anda memahami kedua bagian sebelumnya
Baik, Silahkan di simak ( anda bisa lompati bagian yang anda sudah pahami)
1. 5 tips untuk memudahkan anda dalam menemukan pekerjaan impian anda
Salah satu poin penting yang harus anda pahami adalah bahwa mengandalkan prestasi akademik untuk mendapatkan pekerjaan belum cukup. Ya, ada ribuan dan bahkan jutaan orang di luar sana yang punya IPK dan latar belakang pendidikan sama persis dengan anda. Tugas anda sekarang hanya satu yaitu meyakinkan perekrut kerja kalo anda cukup kompeten dan beda dari yang pelamar kerja lainnya.
a. Temukan Hobi dan Bakat
Entah itu menulis, membaca, bermain peran atau kegiatan olahraga seperti lari atau sepak bola, mulai-lah untuk menekuni hobi tersebut. Jika anda berpikir bahwa perekrut kerja tidak peduli dengan kegiatan yang anda sukai, anda salah. Perekrut kerja jauh lebih tertarik mendengar cerita tentang hobi dan passion-mu daripada ulasan lembar transkrip nilai, sebab passion bisa membuat mereka lebih mengenal diri anda lebih dekat.
Jadi, cobalah temukan dan asah bakat kalian. Mulailah bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan hobi kalian. Jika anda masih belum yakin dengan kegiatan yang paling anda suka, jangan panik. Di bawah ini ada beberapa pertanyaan yang bisa membantu anda untuk menemukan hobi yang tepat:
Apa kegiatan yang paling anda suka sejak kecil? Atau ada tidak kegiatan yang benar-benar bisa membuat anda senang melakukannya?
Topik apa yang membuat anda tertarik ketika membicarakannya?
Jika anda masih kesulitan untuk menjawab kedua pertanyaan di atas, anda bisa mulai dengan pilih satu kegiatan yang menurut anda paling menarik atau yang paling membuat anda penasaran. Habiskan setidaknya satu jam setiap hari atau 2 kali dalam seminggu untuk mulai mengeksplor hobi baru anda ini. Jika dalam kurun waktu 2-4 minggu anda belum bisa menikmati kegiatan tersebut, mungkin hobi tersebut tidak cocok dengan anda. Tapi jangan cepat menyerah, segera coba kegiatan lainnya hingga anda menemukan hobi yang tepat!
b. Bergabung dengan Kegiatan Volunteer
Salah satu yang bisa buat anda berbeda dari orang lain adalah dengan ikut kegiatan sukarela atau biasa juga dikenal dengan istilah volunteering. anda bisa mulai bergabung dengan komunitas-komunitas yang menjadi fokus perhatian anda. Misalnya bergabung dengan WWF Indonesia jika anda peduli dengan konservasi hewan dan lingkungan.
Kepedulian sosial anda bisa menjadi poin tambahan bukan hanya di mata perekrut kerja namun juga bagi dunia. Volunteering merupakan kegiatan yang tidak hanya mengajak anda untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak dan lingkungan, namun juga menjadi wadah agar anda dapat bersosialisasi dan mengembangkanketerampilan yang anda punya.
c. Buat Blog Pribadi
Di zaman teknologi seperti sekarang ini, membangun citraan di media sosial sudah jadi salah satu hal yang wajib dipertimbangkan. Selain mudah diakses oleh perekrut kerja, media sosial juga bisa memberikan gambaran tentang diri anda. Jika Facebook, Twitter ataupun Instagram anda penuh dengan keluhan atau malah foto-foto selfie, buatlah satu blog yang bisa dijadikan portfolio online anda!
Jangan takut untuk mulai menulis tentang apapun yang anda pikirkan, sebab blog merupakan wadah bagi anda untuk bersuara kepada dunia. Dengan rutin menulis postingan di blog, anda tidak hanya mengasah kemampuan menulis, namun juga belajar untuk menerima komentar dan kritikan dari pembaca.
d. Jadwalkan Travelling
Jangan pernah melewatkan kesempatan untuk berpergian, baik ke luar negeri ataupun ke luar kota. Ya, mungkin masih banyak dari kalian yang tidak terlalu suka travelling karena selain menghabiskan uang, kegiatan ini juga terkadang membutuhkan persiapan yang cukup merepotkan. Tapi ternyata menjadwalkan travelling setidaknya setahun 2 kali itu penting loh, sebab pengalaman maupun skilll yang didapatkan selama berpergian bisa membuat anda lebih berkembang dari sebelumnya!
anda bisa mulai menabung dan jadwalkan berpergian ke kota-kota terdekat. Jika budget yang anda punya cukup minim, anda bisa coba travelling a la backpacker! Tidak perlu khawatir, sekarang ini sudah banyak agen-agen travel yang menawarkan fasilitas bagi anda untuk berpergian dengan budget kecil. Pengalaman unik serta cara anda mengatasi masalah selama berpergian bisa jadi bagian menarik untuk diceritakan kepada perekrut kerja. Yuk, jadwalkan travelling mulai dari sekarang!
e. Daftar Magang
Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kalian cocok untuk bekerja di industri tertentu adalah dengan mencobanya langsung melalui magang. Punya pengalaman magang walaupun hanya sekali atau dua kali akan secara otomatis membuat kalian selangkah lebih maju daripada yang tidak pernah. Selain menambah pengalaman untuk ditulis di CV kalian nantinya, beberapa kesempatan magang juga membuka peluang untuk berubah jadi pekerjaan purna waktu di perusahaan tersebut kedepannya!
Nah, sekarang anda sudah tahu kan cara menarik hati para perekrut kerja? Yuk, mulai susun kata dan berbagi cerita tentang passion dan pengalaman kalian di cover letter. Cukup tuliskan 1-2 paragraf yang menunjukkan bahwa anda beda dari yang lain dan pantas untuk diterima di pekerjaan impian kalian! Sudah siap untuk bersaing dalam mencari pekerjaan?
Sampai disini saya beranggapan anda sudah menemukan jenis pekerjaan impian
Lanjut kebagian berikutnya Yaitu:
2. 8 tipe wawancara yang wajib anda ketahui
Wawancara kerja menjadi sebuah ritual khusus bagi mereka yang ingin mendapatkan pekerjaan impian mereka. Ada banyak sekali cara yang dilakukan kandidat/ pencari kerja dalam menaklukan wawancara kerja. mulai dari mempelajari budaya perusahaan, bisnis hingga mempelajari pertanyaan yang biasa dilontarkan oleh Human Resources.
Berikut JobStreet.com merangkum 8 tipe wawancara kerja yang biasa ditemui kandidat:
a. Wawancara Tradisional (One-on-One)
Tipe wawancara ini sering sekali digunakan dan Anda pasti familiar dengan wawancara tipe ini. Perwakilan perusahaan, biasanya HRD dan user (pengguna) akan bekerjasama untuk membuat pertanyaan untuk sesi tanya jawab dengan Anda untuk mengetahui apakah Anda kandidat yang mereka cari.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
Ceritakan mengenai diri Anda.
Mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini?
Tip wawancara:
Lakukan latihan wawancara kerja dengan teman yang bisa Anda percaya untuk membantu. Tanya pendapat teman Anda mengenai jawaban yang Anda lontarkan dan analisa jawaban tersebut.Hal tersebut akan sangat membantu.
b. Wawancara Kelompok
Tidak seperti tipe wawancara yang pertama, tipe satu ini Anda tidak hanya akan bertemu dengan HRD saja, tapi dengan beberapa kandidat lain yang melamar untuk posisi yang sama dengan Anda. Ini adalah taktik yang digunakan oleh perusahaan saat mereka membutuhkan karyawan untuk sebuah posisi dengan jumlah yang banyak. Tipe ini membuat perusahaan melihat kelebihan masing-masing dari kandidat dan bagaimana para kandidat ini bekerja dalam grup.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
Apa yang membuat Anda berbeda dari kandidat yang lain?
Kira-kira apa posisi yang cocok untuk Anda saat berada dalam kelompok ini?
Tip wawancara:
Tunjukan bahwa Anda adalah team player dan menjadi kandidat yang aktif terhadap seluruh pertanyaan yang dilontarkan untuk grup karena semua itu adalah bagian dari tes. Anda akan melihat bagaimana Anda memecahkan sebuah masalah saat bekerja dalam tim, jadi jangan berdiam diri tunjukan pada mereka apa yang Anda miliki.
c. Wawancara Telepon
Wawancara melalui telepon adalah cara paling efisien yang digunakan oleh perusahaan saat menjaring kandidat yang sulit dijangkau karena masalah jarak. Wawancara melalui telepon biasanya digunakan untuk melakukan saringan awal sebelum kandidat diundang secara langsung untuk datang ke perusahaan untuk tes. Pertanyaan yang biasa dilontarkan tidak jauh berbeda dengan wawancara face-to-face.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
Menurut Anda apakah kelemahan yang ada pada diri Anda?
Kira-kira 5 tahun kedepan Anda akan berada dimana?
Tip Wawancara:
Ganguan dari luar dan jaringan yang tidak baik dapat menjadi masalah untuk wawancara tipe ini, maka dari itu pilih tempat yang tidak terlalu gaduh. Anda juga perlu menunjukan hal terbaik yang Anda miliki kepada HRD dan jelaskan secara jelas dan antusias. cara yang baik untuk menjawab pertanyaan dengan cara wawancara ini adalah dengan tersenyum. Ini akan menjadi cara yang jitu jika Anda melamar untuk posisi call centre, sales dan operator telepon.
d. Wawancara Video
Untuk kandidat yang berada dikota atau negara yang berbeda yang memiliki teknologi yang lebih canggih, wawancara melalui skype atau video bisa menjadi pilihan dan kini menjadi kian populer. Melalui cara ini Anda bisa merasakan sensasi wawancara face to face. Wawancara ini juga mirip sekali dengan tipe tradisional, hanya saja menggunakan media laptop atau PC.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
Bagaimana Anda mengambarkan lingkungan kerja yang Anda harapkan?
Bagaimana Anda menghadapi tekanan kerja?
Tip Wawancara:
Berhati-hati memilih lokasi wawancara. Pastikan Anda tidak sedang berada dilokasi yang ramai seperti internet cafe atau restoran. Pastikan Anda juga mengenakan busana yang rapih. Perlakukan wawancara video ini layaknya wawancara langsung biasa.
e. Wawancara Bursa Kerja
Wawancara busa kerja/ career fair memiliki dua tujuan. PErtama adalah meninjau awal calon kandidat yang akan dipekerjakan dan kemudian untuk diundang ke perusahaan untuk menjalani wawancara secara lebih detil. Kedua adalah karena kebutuhan perusahaan yang memang menginginkan proses wawancara sekaligus dalam sehari. Tipe wawancara ini biasa dijumpai pada acara job fair.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
�Apa yang membuat Anda hadir dalam job fair ini?�
�Apa yang membedakan Anda dari semua kandidat yang ada disini?�
Tip Wawancara:
Anda memiliki waktu yang sangat terbatas untuk wawancara tipe ini maka dari itu Anda harus benar-benar bisa menarik perhatian dari HRD. Jabarkan dengan lugas dan singat mengapa Anda kandidat yang tepat yang harus mereka pekerjakan. Kuncinya adalah mengenali keunggulan diri dan cocokan dengan kebutuhan yang perusahaan inginkan, maka dari itu buat daftar poin mengenai diri Anda sebelumnya. Juga Anda harus melakukan penelitian kecil mengenai jumlah perusahaan yang bergabung dalam job fair tersebut dan mana saja target Anda.
f. Wawancara Studi Kasus
Ini adalah salah satu wawancara yang berbeda dimana Anda harus dihadapkan dengan sebuah masalah dan Anda diminta untuk memecahkannya. Disini, HRD ingin melihat bagaimana cara Anda menghadapi sebuah isu atau masalah dan sejauhmana kemampuan Anda dalam menghadapi tekanan. Hal ini sering digunakan untuk mereka yang biasa wawancara untuk bidang perbankan dan pekerjaan konsultan manajemen.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
Buat rencana bagaiama Perusahaan X bisa mendapat keuntungan lebih dari tahun lalu.
Tip wawancara:
Untuk wawancara tipe ini, perhatikan setiap proses karena itu yang nantinya akan menjadi penentu keberhasilan Anda. Luangkan waktu untuk merangkum masalah dengan baik dan Anda muncul dengan solusi yang sesuai. Jawaban yang paling digemari untuk pertanyaan seperti ini adalah jika Anda muncul dengan solusi yang tepat yang merupakan rangkuman dari apa yang saat dihadapai dan apa yang seharusnya Anda katakan.
g. Wawancara Asah Otak
Pernah berhadapan dengan HRD dan Anda diberi banyak pertanyaan yang Aneh hingga membuat kulit Anda berkedip? Berarti Anda pernah mengalami wawancara tipe ini. Tipe ini biasa digunakan oleh Microsoft saat ingin mencari kandidat untyk kantor mereka. Sekarang tipe wawancara ini sering kali digunakan oleh perusahaan berbasis teknologi.Namun sekarang industri perbankan, marketing dan keuangan sering menggunakan tipe ini juga. Mirip dengan wawancara studi kasus, tipe ini juga akan menjadi tolak ukur sejauh mana kempuan Anda dalam menghadapi sebuah masalah.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
Bagaiamana cara Anda mendaki Gunung Jaya Wijaya?
Jabarkan kira-kira bagaimana tuna netra melihat warna merah?
h. Tip Wawancara:
Rahasia yang harus dipelajari dari wawancara tipe ini adalah jangan terkecoh dengan pertanyaan aneh yang muncul. Luangkan waktu sebentar untuk mempersiapkan jawaban dan solusi. Kombinasi dari kempuan berpikir kritis dan luasnya pengetahuan umum dan cara berpikir yang luas akan menjadi kunci kesuksesan wawancara tipe ini.
Wawancara Stres
Bayangkan adegan interogasi dimana seorang polisi dan Anda harus berhadapan dengan seorang detektif yang sangat mengintimidasi dengan karakter yang sangar, berteriak pada Anda dan Anda merasa begitu ketakutan. Ok Mungkin hal itu sedikit berlebihan namun wawancara tipe stres ini akan membuat Anda berada dalam keadaan yang sangat tidak nyaman yang memang dibuat oleh HRD dan user Anda. MEski jarang digunakan namun tipe seperti ini biasanya dihadapi oleh Anda yang berada dalam tingkat manajerial.
Contoh pertanyaan yang sering digunakan:
Apa yang membuat Anda yakin bisa bertahan disini?
Saya tidak tertarik dengan resume Anda. Apa yang membuat Anda yakin bahwa Anda adalah kandidat yang kami cari?
Tip wawancara:
Sama halnya pada saat Anda harus menhadapi wawancara studi kasus atau tipe wawancara lainnya yang harus Anda perhatikan adalah Anda harus tetap relax dan santai untuk melewati semua proses wawancara. Ingat bahwa orang yang mewawancara Anda hanya ingin mencari titik kelemahan Anda. Jangan anggap bahwa mereka sangat galak atau kasar. Singkat kata jangan dibawa hati!
Sangat penting mengingat bahwa seseorang tidak akan pernah siap saat menghadapi wawancara kerja. Anda mungkin akan menemui salah satu tipe wawancara selama Anda sedang mencari pekerjaan. Namun dengan Anda memiliki wawasan luas dan sedikit pengetahuan tentang perusahaan yang Anda lamar membuat proses rekruitmen lebih mudah.
3. 5 Tips wawancara kerja untuk mendapatkan pekerjaan impianmu
Setelah anda memahami tipe dan jenis wawancara yang akan anda hadapi, terakhir saya akan memberikan anda 5 Tips jitu dalam menghadapi wawancara kerja untuk mendapatkan pekerjaan impian anda
berikut adalah 5 Tips tersebut:
a. Buat First Impression Positif
First impression dapat melancarkan proses wawancara kerja
First impression adalah hal yang berpengaruh besar khususnya dalam wawancara kerja. Proses wawancaramu dapat menjadi lebih lancar dan mudah apabila anda berhasil membuat first impression yang baik kepada interviewer. Untuk menciptakan kesan pertama yang baik, datanglah lebih awal sebelum jadwal interviewmu. Ini dapat menunjukkan bahwa anda benar-benar berniat bekerja di perusahaan yang anda lamar. Selain itu, berjabat tanganlah dengan erat dan buat kontak mata yang baik dengan interviewer sepanjang wawancara. Tunjukkan bahwa anda percaya diri untuk dapat diterima di perusahaan tersebut.
b. Berpenampilan Baik
Penampilan baik adalah hal yang pewawancara liat pertama kali
Penampilan yang baik bukan hanya tentang pakaian apa yang anda pakai atau bagaimana anda terlihat secara keseluruhan. Tapi, bagaimanakah berpenampilan baik itu? Banyak hal yang perlu anda perhatikan untuk membuat penampilanmu sempurna, salah satunya adalah dari rambut. Jangan pernah melakukan interview kerja dengan rambut kacau. Selain itu, usahakan wajahmu terlihat alami dan jangan memakai make up secara berlebihan. Perhatikan juga bagian kuku supaya tidak panjang dan terlihat kotor. Pakai parfum dengan aroma tidak menyengat dan kenakan pakaian profesional dengan warna yang terkoordinasi.
c. Lakukan Riset
Melakukan penelitian tentang perusahaan adalah hal terpenting untuk dapat sukses menjalani wawancara
Salah satu pertanyaan yang banyak pelamar tidak bisa jawab adalah, "Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini dan posisi apa yang Anda lamar?"
Cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan melakukan penelitian pada perusahaan tersebut sebelum proses wawancara. Cari informasi mendalam mengenai perusahaan dan posisi yang anda inginkan. Ini tidak hanya membuat anda lebih siap untuk wawancara, tetapi juga membantumu untuk tampil cerdas, berpengalaman dan berpengetahuan luasi. Melakukan penelitian adalah hal yang wajib dilakukan oleh pelamar apabila ingin wawancaranya berjalan sukses.
d. Antusias dan Percaya Diri
Modal utama seorang pencari kerja ada antusiasme dan percaya diri
Apakah kita boleh berbohong saat menjawab pertanyaan wawancara?Tentu saja para Manajer, HRD, bahkan konsultan karirpun akan sepakat dan menjawab "Jangan pernah berbohong ketika wawancara kerja". Sebagai pencari kerja, suatu keharusan untuk menjaga track record agar kita mempunyai nama baik di perusahaan yang akan kita lamar.
Kita tidak sepatutnya berbohong agar kita terlihat layak untuk mendapat pekerjaan tersebut. Berbohong dapat berdampak buruk bagi kelangsungan karir kita saat perusahaan mengetahui kebenarannya. Tapi tidak berarti kita harus memaparkan hal-hal negatif yang ada pada diri kita saat wawancara. Jawablah dengan jujur bila interviewer membahas tentang salah satu kekurangan kita, namun jangan paparkan hal yangdapat menyudutkanmu jika interviewer tidak menanyakannya.
e. Berikan Jawaban Cerdas
Jawab pertanyaan wawancara dengan fokus dan tepat
Hal yang perlu kita perhatikan saat proses wawancara adalah memahami setiap pertanyaan yang diajukan dan berikanlah jawaban yang tepat. Jangan berbelit dalam menjelaskan karena akan memberikankesan tidak fokus pada pertanyaan. Jawablah pertanyaan secara singkat dan padat. Usahakan tak lebih dari dua menit untuk setiap pertanyaan.
Selain itu, jangan pernah memberikan jawaban "tidak" secara mentah-mentah terhadap pertanyaan yang diberikan. Contohnya saat anda tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan aplikasi photoshop dan interviewer menanyakan, "Apakah anda bisa menggunakan photoshop?", maka jangan menjawab "Saya tidak bisa" dan berhenti sampai disitu. Berikanlah jawaban yang menggambarkan bahwa anda akan berusaha untuk menguasai apa yang anda tidak bisa lakukan.
Itulah tadi 3 Hal penting yang harus anda kuasai untuk mendapatkan pekerjaan impian anda.
Semoga Artikel ini bisa bermanfaat bagi anda Untuk Mendapatkan Pekerjaan Impian.
Yang terpenting jangan pernah menyerah dan putus asa jika anda mengalami kegagalan. Karena kegagalanmu sekarang adalah pengalaman yang akan menjadi kunci suksesmu di masa mendatang
Kegagalan itu hanya berlaku untuk mereka yang tidak mau berbenah dan selalu merasa rendah diri. Bangkitlah dan dapatkan pekerjaan impianmu dengan lima kiat ini
Tulis komentar di bawah ini dan share ke para jobseeker lainnya












0 komentar:
Post a Comment